Daftar Blog Saya

Minggu, 21 Agustus 2011

Kuis (kumpulan Puisi)


Untuk Indonesiaku

Kami hanya…menginginkan sedikit kebebasan
Meraih semua informasi yang dulu selalu terkekang
Kami hanya…menginginkan sedikit ruang
Menyampaikan s’mua gagasan lisan atau tulisan
Tak sedikitpun terlintas di benak kami
Melakukan penghinaan atau pencemaran
Hanya keinginan tuk selalu kritis terhadap negeri sendiri
Tempat kami lahir, hidup hingga mati
Kami tak sempat belajar berintrik
Apalagi berpolitik yg sekedar menggelitik
Kami menulis bukan untuk mencari ‘batik’
Hanya ingin negeri ini terbangun lebih baik

Hidupku yang selalu disertai masalah!!
Membuatku SELALU IRI terhadap mereka!!
Mereka yang selalu bersama keluarga,,
Mereka yang selalu tertawa,, bercanda dengan ibu dan aiiahnya!!
Dan mereka yang selalu berbagi dengan kakanya!!
Semua hal seperti itu,,
Semua hal seperti mereka TIDAK pernah aku dapatkan!!
Kehangatan rumah yang selalu aku inginkan TIDAK pernah aku dapatkan!!
Aku hidup disekitar mereka!!
Tetapi yang aku rasakan hanyalah hidup sendiri tanpa ada yang menemani dan memperhatikan!!
Satu IMPIANku,, aku INGIN hidup seperti mereka!!
TIDAK seperti ini!!
AKU BUTUH KASIH SAYANK!! TIDAK HANYA HARTA!!



Bagaikan berjalan diatas duri
Dengan rasa hampa di hati
Tak perdulikan hati yang tersakiti
Rasa yang terkhianati
Usaha yang tak dihargai
Berusaha pandang jauh lagi
Dan kembali berserah pada Illahi
Walau lelah merajut hati
Ku kan tetap sadari
Sebagai seorang insani
Walau berjalan tanpa ada yang menerangi
Asa yang tertanam dalam diri
Masih ku anggap bukanlah ilusi
Rintihan ini bukanlah tuk tangisi
Dan rintihan ini tak lah beralibi


Lelah hariku menusuk kalbu
Melihat pesona dirinya aku tak sanggup
Rasa halus hati ini membuatku lemah
Selemah batang tua pohon cemara
Saat hujan malam tiba aku termenung
Menikmati rentetan air hujan begitu indah
Seindah aku mencintai dirinya
Namun semua terhenti begitu saja
Barusan dirinya memandangku
Kebencian dari sinar matamu
Serasa aku berdiri dalam badai lautan
Maafkan bila aku mencintaimu
Dirinya tidak bersalah untuk membenciku
Dirinya benar mengalihkan wajahnya dari pandanganku
Dirinya terlalu cantik untuk hatiku yang mudah patah
Dirinya begitu sempurna untuk dicintai
Akankah semua ini akan usai
Hanya satu jawaban
Berhenti mencintai dirinya
Selagi ada waktu yang tersisa

Kesendirianku bagai gelap malam
Kebersamaanku bagai terang siang
Ramadhan dengan menjaga suram
Bias dari hawa nafsu yang tak berbintang
Suram kan membawa riang ke kelam
Mestinya terang itu buah kasih sayang..
Menahan diri ini jaga nan tentram
Jaga hati walau itu hanya topeng
Topeng berparas senyum
Kepada yang berbenderang
Maaf ku masih di terang terbenam
Terang yang mestinya juga berkeliling
Ku disini hanya berdiam
Karna tak tahu lagi bergeming




tak ku kira saat itu
ku lepaskan cintaku
hanya tuk mimpi semu
tak terbayang olehku
ku sakiti hatimu
dan berpaling darimu
cakrawala menghitam
menanti malam yang kelam
ku terbenam dalam bayang
kembalikan memori tentangmu
cakrawala mengelam
sesali mimpi yang suram
ku terbuai dalam angan
ingin kau kembali di pelukku



mengapa kau masih termenung
bukankah pagi telah kembali
lupakan tentang malam
sambutlah sang siang
untuk senja yang akan datang
dan biarlah malam y mjd penutup hari kecilmu
sedikitlah kau menyesal
hanya sekedar untuk mengingat
tersenyumlah yang lebar
karena cinta adalah bagian hidup dan mati
jangan takut untuk menangis
tapi lebih jangan takut untuk kau tertawa
selamat mengarungi dunia nyatamu……


Tak ada kata yang terbuang
Disaat kutampi dengan segenap ikhlas
Tatkala malam menjadi lapuk
Ditelan rembulan yang pekat
Dan hampir saja aku dilahap waktu
Dengan segala tiung yang bergaung
Apakah selambat malam
Aku terbangun dengan fajar
Menyingsing hari
Juadah dipatuk fatamorgana
Yang berkutat dalam seribu alasan
Rasanya aku telah menjadi prajurit puasisih
Selalu malu dan tak mungkin bisa maju
Kapan rembulan membisukan diri
Dan sejak bila malam itu menjadi tilam
Yang empuk untuk aku membagi mimpi
Dengan segenap letihku yang tak berujung
Bisa saja aku tertelan alam
Hingga tertatih diri









Tidak ada komentar:

Posting Komentar